Jumat, 08 Oktober 2010

TUGAS 2

Nama : Nurdiani Sabila
Kelas : 1EB02
NPM : 25210157
Pengantar Bisnis


1. Sebutkan dan jelaskan 3 unsur yang menyebabkan munculnya aktivitas ekonomi?

Unsur- unsur yang terbentuk dari difinisi-difinisi ilmu ekonomi tersebut adalah:
a. mengandung unsur ilmu yaitu ilmu ekonomi
Dalam kehidupan sehari-hari baik yang bersifat individu, perusahan-perusahaan serta masyarakat secara keseluruhan akan selalu menghadapi persoalan-persoalan yang bersifat ekonomi. Sebenarnya ilmu ekonomi itu sendiri merupakan suatu ilmu ekonomi yang tidak sepenuhnya merupakan sebuah ilmu pengetahuan, dalam banyak hal ia lebih merupakan seni (Samoelson; 1993). Misalnya dalam membuat prediksi , kita tidak bisa membuat prediksi dengan pasti berapa tingkat pendapatan nasional pada tahun mendatang, apakah peramalan besok hujan atau tidak. Oleh karena itu Samoelson mengatakan bahwa, dalam ilmu ekonomi hampir tidak ada hal yang bersifat pasti, artinya dalam beberapa hal yang sama bisa saja mengundang berbagai penapsiran dan pendapat karena Ilmu ekonomi juga berhubungan dengan ilmu-ilmu sosial

b. mengandung unsur pilihan
. Setiap manusia ataupun negara akan selalu berhadapan dengan kelangkaan sumber, oleh karena itu harus diadakan pilihan guna memenuhi kebutuhan yang tiada terbatas

c. mengadung unsure kelangkaan
Setiap manusia ataupun negara akan selalu berhadapan dengan kelangkaan sumber, oleh karena itu harus diadakan pilihan guna memenuhi kebutuhan yang tiada terbatas.




2. Apa yang membedakan perusahaan dan lembaga sosial. Jelaskan !

            Perusahaan merupakan tempat terjadinya kegiatan produksi dan berkumpulnya semua faktor produksi. Setiap perusahaan ada yang terdaftar di pemerintah dan ada pula yang tidak. Bagi perusahaan yang terdaftar di pemerintah, mereka mempunyai badan usaha untuk perusahaannya. Badan usaha ini adalah status dari perusahaan tersebut yang terdaftar di pemerintah secara resmi.
           
Lembaga Sosial merupakan keseluruhan dari sistem norma yang terbentuk berdasarkan tujuan dan fungsi tertentu dalam masyarakat.

Lembaga Sosial berbeda dengan asosiasi. lembaga sosial bukanlah kumpulan orang-orang atau bangunan besar, melainkan kumpulan norma. sementara itu, realisasi dari norma yang dianut dalam lembaga sosial tersebut terjadi dengan adanya asosiasi.



3. Apa saja faktor –factor yang mempengaruhi tempat dan letak perusahaan ?
Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan letak perusahaan:
  • Dekat dengan bahan baku
  • Dekat dengan pasar
  • Dekat dengan pemasok tenaga kerja
  • Dekat dengan penyedia sumber tenaga/energi
  • Iklim
  • Ongkos trnsport
  • Besarnya suplai modal
Faktor-Faktor Pokok Penentu Pemilihan Lokasi Industri:
- Letak dari sumber bahan mentah untuk produksi
- Letak dari pasar konsumen
- Ketersediaan tenaga kerja
- Ketersediaan pengangkutan atau transportasi
- Ketersediaan energi
Sumber :
http://organisasi.org/penentuan_tempat_lokasi_perusahaan_bisnis_pengertian_definisi_faktor_pertimbangan_macam_jenis_lokasi_ekonomi_manajemen



4. Tunjukkan perbedaan antara lingkungan eksternal mikro&makro dalam dunia usaha (Jelaskan dengan contoh) !

Lingkungan internal

adalah lingkungan organisasi yang berada di dalam organisasi tersebut dan secara formal memiliki implikasi yang langsung dan khusus pada perusahaan. Perusahaan sendiri sesuai konsep masa kini merupakan kumpulan dari berbagai macam sumber daya, kapabilitas dan kompetensi yang selanjutnya bisa digunakan untuk membentuk market position tertentu. Dengan demikian analisis lingkungan internal akan meliputi analisis mengenai sumber daya manusia, kapabilitas dan kompetensi inti yang dimiliki oleh perusahaan. Masing-masing komponen dari analisis lingkungan internal.
Contoh:
FungsionalSalah satu cara yang paling sederhana untuk memahami dan menganalisis lingkungan organisasi, khususnya lingkungan internal adalah melalui analisis fungsional yang meliputi fungsi produksi, fungsi pemasaran, fungsi keuangan, fungsi sumber daya manusia, dan fungsi R&D (Research development).
Lingkungan Eksternal
Lingkungan eksternal meliputi variabel-variabel di luar organisasi yang dapat berupa tekanan umum dan tren di dalam lingkungan societal ataupun faktor-faktor spesifik yang beroperasi di dalam lingkungan kerja (industri) organisasi. Variabel-variabel eksternal ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu ancaman dan peluang, yang mana memerlukan pengendalian jangka panjang dari manajemen puncak organisasi.
Ada dua lingkungan yang berpengaruh disini, yaitu lingkungan societal dan lingkungan kerja. Lingkungan societal meliputi tekanan-tekanan umum yang mempengaruhi secara luas, misalnya tekanan di bidang ekonomi, teknologi, politik, hukum, dan sosial budaya. Tekanan ini terutama sering berpengaruh pada keputusan jangka panjang organisasi. Sementara itu, lingkungan kerja memasukkan semua elemen yang relevan dan mempengaruhi organisasi secara langsung. Elemen-elemen tersebut dapat berupa pemerintah, kreditur, pemasok, karyawan, konsumen, pesaing, dan lainnya.
Globalisasi
Hill (2007:5) dalam bukunya International Business menjelaskan globalisasi sebagai pergeseran menuju ekonomi dunia yang lebih terintegrasi dan saling bergantung satu sama lain. Globalisasi dapat berupa globalisasi pasar dan globalisasi produksi. Faktor utama pendorong globalisasi adalah menurunnya halangan untuk perdagangan dan investasi dan perubahan teknologi.
Perusahaan di Era Globalisasi
Pasar yang semakin terbuka dan efisiensi yang tinggi telah mendorong banyak perusahaan untuk menjadi global, atau setidaknya go international. Perusahaan dapat dikatakan global apabila telah beroperasi di tiga kawasan besar dunia yang disebut TRIAD, yaitu Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa. Indonesia sendiri juga menjadi sasaran investasi berbagai merek global, diantaranya Toyota, Nokia, Samsung, Johnson & Johnson, Citigroup, Unilever, Procter & Gamble, dan Coca Cola.
Keputusan strategik pada perusahaan yang beroperasi di negara sendiri sangat berbeda dengan apabila ia beroperasi di negara lain. Setiap negara berbeda dalam hal budaya, sistem politik, sistem ekonomi, sistem hukum, dan tingkat pertumbuhan ekonomi. Semua ini menjadikan pengkajian lingkungan eksternal perusahaan tugas yang semakin rumit karena perusahaan memerlukan praktik dan pendekatan yang berbeda-beda di tiap negara.

Sumber http://amel-ameliaagustina.blogspot.com/2010/01/lingkungan-internal-dan-eksternal.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar